Info humas kabupaten banyumas

PURWOKERTO : Pemerintah Kabupaten Banyumas akan memecah pusat keramaian perayaan malam Tahun Baru 2016 nanti, dengan menempatkan berbagai hiburan yang difokuskan di enam titik. Hal itu untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu-lintas apabila kegiatan terpusat. Titik keramaian selain Alun-alun Purwokerto, antara lain GOR Satria Purwokerto, Taman Rekreasi Andang Pangrenan (TRAP), Taman Kota Balai Kemambang, kompleks Lokawisata Baturraden dan Alun-alun Kota Lama Banyumas.
Kabid Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Rustin Harwanti mengatakan, hiburan yang disuguhkan semunya gratis. Masyarakat dapat menikmati pesta kembang api di enam lokasi tersebut. “Untuk tempat dan hiburan yang disuguhkan tak beda dengan malam pergantian tahun lalu, sekarang ada penambahan satu titik yaitu di Alun-alun Kota Lama Banyumas” katanya.
Karena ada penampil yang berbeda-beda diharapkan masyarakat bisa memilih hiburan sesuai dengan seleranya. “Rencana hiburan Kamis (31/12) pukul 9 malam yang akan ditampilkan GOR Satria akan diisi hiburan oleh sejumlah band lokal antara lain band Hyndia, Revolver hingga paduan etnik Calung Rock akan menghibur pengunjung, di Andang Prangrenan komunitas Teater Gethek dari Ajibarang dan Teater Perisai Universitas Muhammadiyah Purwokerto akan tampil dengan musik rock dan aksi teatrikal, Sementara di Taman Bale Kemambang, ada penampilan dari komunitas pecinta band Koes Plus Godres,” ujarnya.
Konsep sedikit berbeda dihadirkan di Baturraden. Sejumlah penampil dengan kemasan budaya lokal seperti lengger, kentongan dan calung etnik Krongsakila ikut memeriahkan pesta kembang api. “Kami menghadirkan nuansa akustik di depan pintu masuk Lokawisata Baturraden. Pergantian tahun nanti akan terasa syahdu karena para penampil mengusung budaya lokal,” katanya.
Sementara alun-alun Purwokerto dimeriahkan pesta kembang api setelah sebelumnya sajian hiburan bernada Islami dan pengajian oleh KH Jabir Huda Al Mansur dari Kebumen di Pendapa Si Panji. “Sebagian besar hampir sama, yaitu ditujukan untuk hiburan masyarakat. Untuk menampung aspirasi masyarakat, tahun ini pusat keramaian diadakan di enam titik, tahun lalu hanya lima titik saja,” ujarnya.
Kalau selama ini Alun-alun Kota Lama Banyumas belum terjamah hiburan tahun baru, kali ini mendapat jatah untuk memeriahkan malam pergantian tahun. “Komunitas pecinta band Koes Plus, akan menjadi hiburan menarik, selain itu juga ada musik dangdut dan orkes melayu. “Alun-alun Kota Lama juga dimeriahkan penampilan Dalang Jeger Julung Gandhik Edi Asmoro Wayah Sugino, yang penggemarnya cukup banyak,” tambah Rustin.

masih Android SE XA dji sam soe

Iklan