Selesai momong Anindya sebagai mantan pacar dan Milan anakku langsung menuju Purwokerto . Karena sudah ada kontrak politik (bahasane lho …) dengan istri kalau beli CamDig saya juga minta anggaran untuk membeli knee guard and elbow guard.

Tujuannya adalah Warid Motor depan auditorium UNJENDIR. Bengkel yang terkenal di Purwokerto dan sekitarnya dengan aksesories, modif dan part racingnya . Kebanyakan barang yang dijual dengan merk TDR dan barang dari Mitra 2000 ( tahukan Mitra 2000… ). Dipastikan kalau yang modif freak pasti ngiler kalo mampir kesana …. karena saya termasuk namung baru sekedar kepengin hehehe ….. Juga dulu pas beli shock YSS buat astri disana .

Setelah sampai tujuan langsung minta kepada mbak pelayan untuk knee guard and elbow guard. Kemudian diberi yang cap nya AXO seharga Rp. 150.000 pas ga bisa kurang. Okelah bungkus mbak kata saya. Kemudian saya bayar dan langsung direyen untuk pulang ke Mandirajati.

Jalur pulang saya sama dengan saat berangkat. Dari Purwokerto – Sokaraja arah Purbalingga terus Jompo Kemangkon Ngebgrag terus Rakit ngidul melewati jembatan Kali Serayu anyar Rakit Mandiraja. Jalur itu saya pilih karena sudah kulina dan relatif  sepi.

Saat melewati jalan menuju jembatan kondisinya menurun tajam dan setelah jembatan cukup menanjak. Karena terletak di antara Lembah sungai Serayu. Sering mobil yang kepater karena telat shif t giginya ( emang ada giginya ya? ).

Akhirnya ketika saya menanjak dengan Supra x125 dengan gigi 2 dengan kecepatan sekitar 3okpj di tikungan terakhir ke kiri diatas kali pancuran sekitar 800 m dari rumah, saya melihat ada yang membasahi aspal. Saya kira tumpahan air dari orang yang mengambil air dari kali. Kemudian saya coba melewati dan mencoba memilih jalur yang kering. Krosak…. gedebug …. ternyata SX125 crash dengan mesra. Alhamdulillah istri lecet di telapak tangan dan Milan tidak apa-apa. Cuma Milan yang tertidur menangis karena shock dan terbangun dalam keadaan jatuh….  Saya tidak luka cuma safety gear baru lecet menggaris dan terbukti melindungi dengkul dan sikut kiri saya.  Kalau tidak pakai safety gear pasti dengkul lecet dan celana robek.

Bagian dengkul SG lecet celana ada bekas solar + aspal

Posisi jatuhnya kearah kiri. Kemudian saya suruh istri dan Milan naik keatas ketempat yang aman dan lebih datar  untuk menenangkan diri. Dan saya mengangkat si SX125 dan membantu mengamankan jalan. Karena ada warga sekitar yang mencoba membersihkan jalur tersebut. Tak lupa mengambil spion kiri yang njepat karena berbenturan dengan aspal keras.

pelindung sikut lecet

spion kiri lepas dan balancer lecet

Ternyata eh ternyata…. Tersangkanya tumpahan solar truk yang kepater. Yang telah meresap dengan aspal. Memanjang dari arah tanjakan menuju jalan datar perempatan. Jadi hati – hati melewati tersangka yang satu ini. Keep safety riding

Sampai artikel ini ditulis dari AlasKa. Mandirajati merasakan njarem di bagian paha dan sayap kanan.

Iklan